Pantunbudi. Pantun budi adalah pantun yang berisi tentang ajaran budi pekerti dan perilaku luhur dalam kehidupan bermasyarakat. Pantun ini mengajarkan kepada masyarakat tentang etika-etika dan budaya luhur yang harus dilaksanakan. Berikut ini adalah contoh pantun budi. Bunga cina di atas batu. Daunnya lepas ke dalam ruang. Adat budaya tidak

Pantun Pendidikan – Faktanya ada beberapa jenis pantun yang sudah lama dikenal. Mulai dari pantun jenaka, teka-teki, dan lain-lain. Salah satu yang paling umum adalah pantun pendidikan. Pantun ini bertemakan dunia pendidikan dan mengandung ilmu pengetahuan. Pantun pendidikan memiliki ciri-ciri tersendiri. Diantaranya seperti berisi seputar kehidupan sekolah, pentingnya mencari ilmu dan lain-lain. Tidak jarang pantun tema pendidikan ini bisa menjadi petuah serta sumber inspirasi bagi para pelajar. Sehingga harapannya dengan adanya pantun tema pendidikan, pelajar dapat lebih bersemangat untuk menimba ilmu. Supaya kelak dapat hidup lebih baik dan mempunyai masa depan cerah. Jika butuh inspirasi pantun pendidikan, berikut contoh-contohnya Pantun Pendidikan Bertema Masa Depan Salah satu tujuan dari pantun dengan tema pendidikan adalah supaya memberikan dorongan para pelajar untuk lebih giat menuntut ilmu. Ilmu yang mereka cari itu akan berguna bagi masa depan mereka nantinya. Ada beberapa pantun pendidikan dengan tema masa depan seperti Makan nasi di campur sekepal ketan Jangan lupa pakai lauk teri Barang siapa yang ingin luas wawasan Silahkan galilah ilmu padi Pantun di atas memiliki makna jika barang siapa yang ingin memiliki wawasan luas sebaiknya galilah ilmu padi. Ilmu padi yaitu semakin banyak bulir di dalamnya maka makin merunduk. Wawasan luas sangat dibutuhkan untuk masa depan yang lebih cerah. Main air di danau akhirnya basah Lalu ganti baju yang berwarna merah Belajarlah engkau sungguh-sungguh tak kenal lelah Nanti di akhir masa akan banyak membawa faedah Makna dari pantun di atas adalah barang siapa yang dengan sungguh-sungguh belajar, maka niscaya esok akan punya banyak ilmu. Ilmu yang dimiliki sekarang akan sangat berfaedah untuk kehidupan masa depan. Ambil pandan dijadikan tikar Tikarnya dibeli orang cina Rajin-rajinlah wahai anak-anak belajar Agar kelak bisa pandai dan bijaksana Pada pantun di atas memiliki makna jika anak-anak yang rajin belajar, maka niscaya di masa depan akan menjadi lebih pandai. Selain itu belajar akan membawa manfaat yaitu membuat diri lebih bijaksana. Pergi naik gunung melihat kawah Di jalan bertemu katak loncat Pendidikan bukan soal mencari ijazah Namun mencari ilmu yang lebih bermanfaat Berdasarkan pantun di atas dapat disimpulkan bahwa jika pendidikan sebenarnya bukan hanya soal mencari ijazah saja. Melainkan artinya lebih luas, yaitu bagaimana cara untuk mencari ilmu yang dibutuhkan untuk masa depan kelak. Banyak kupu-kupu di sekitar bunga menari-nari Dengan riang mengitari semak-semak Ayolah amalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari Supaya tetap tertanam dalam benak Makna dari pantun di atas adalah anjuran untuk selalu mengamalkan ilmu yang didapatkan dari sekolah atau lembaga pendidikan lain. Pengaplikasian ilmu terus menerus akan membuatnya menjadi kebiasaan baik. Dan tentunya berguna bagi masa depan. Pantun Pendidikan Dengan Tema Nasihat Supaya Lebih Giat Menimba Ilmu Pantun dengan tema pendidikan salah satu tujuannya adalah memotivasi para pelajar untuk lebih giat belajar. Sekarang ini minat para pelajar untuk mencari ilmu sepertinya makin menurun. Dengan adanya pantun seperti berikut ini bisa memotivasi mereka Jalan ke kebun melihat sapi perah Semua sapi dimasukkan dalam kandang baja Ingatlah nasihat ini para ananda Pendidikan itu adalah sebagai tiang utama Jika melihat pantun tersebut sudah jelas mengandung arti jika para anak-anak masa kini sebaiknya harus mulai rajin belajar. Hal tersebut karena pendidikan itu adalah hal yang utama. Salah satunya untuk mendukung masa depan yang cerah. Pergi ke pantai melihat laut biru Pemandangannya indah membuat hati penuh warna Engkau masih kecil tuntutlah ilmu Sebagai bekal kelak saat dewasa Pantun di atas begitu jelas menganjurkan pada anak-anak yang tergolong masih kecil sebaiknya utamakan menuntut ilmu. Ilmu tersebut bisa dijadikan bekal nanti saat dewasa. Supaya tidak tertinggal dengan yang lain. Ayat-ayat suci al-quran selalu dilantunkan Untuk sekedar mencari perlindungan Tuhan Jika pendidikan sudah tidak diutamakan Sudah pasti nanti akan mendapat kesusahan Pantun seperti diatas tidak secara langsung mengajak untuk menuntut ilmu. Namun sedikit menakuti pembaca. Yaitu apabila pendidikan saja sudah diacuhkan sudah dapat dipastikan masa depan akan mendapatkan kesengsaraan. Berkumpul berbincang dengan teman Bercanda sambil duduk di atas papan Engkau jangan suka malas-malasan Jika tidak mau dewasa nanti penuh penyesalan Pantun tersebut mengandung arti jika seseorang di masa depan akan dirundung penyesalan. Saat masa mudanya dihabiskan hanya dengan malas-malasan. Bersikap tidak peduli pada pendidikan. Melihat bintang sambil makan Suasana ramai karena bersama teman Baiknya haruslah seimbang ilmu dan iman Supaya nanti dapat berkah dari tuhan Berdasarkan pantun tersebut dapat disimpulkan jika seseorang sebaiknya menyeimbangkan antara ilmu dan iman. Ilmu dipakai untuk menjalankan kehidupan di dunia. Sedangkan iman untuk nanti di akhirat. Pantun Pendidikan Dengan Tema Belajar Mengaji Sebetulnya belajar memiliki arti yang sangat luas. Belajar tidak hanya mencakup ilmu pengetahuan saja. Belajar ketrampilan dasar seperti menyanyi, menari, juga termasuk aktivitas belajar. Bahkan mengaji pun sebetulnya perlu untuk dipelajari. Anjuran belajar mengaji dengan pantun seperti Pergi ke pasar mencari daun selasih Jangan lupa juga beli semangka tanpa biji Ayo lekas berkemas mandi yang bersih Baru setelah itu segera pergi mengaji Makna dari pantun di atas yaitu supaya seseorang segera berkemas untuk membersihkan diri. Setelah itu segera belajar mengaji. Penting untuk bebersih diri terlebih dahulu sebelum mengaji, karena kegiatan tersebut mengharuskan seseorang untuk suci. Jalan-jalan membeli pisang aroma Pisang membuat kenyang dan badan sehat Utamakan untuk belajar agama Sebagai bekal di dunia dan kelak di akhirat Pantun tersebut menjelaskan begitu pentingnya belajar agama. Tidak hanya untuk keselamatan hidup di dunia saja. Belajar agama juga penting sebagai bekal kehidupan nanti di akhirat. Pergi ke pantai menikmati semilir angin Di pantai kebetulan banyak perahu lewat Pergilah belajar al-quran sebaik mungkin Agar kelak di akhirat banyak mendapat syafaat Penting terutama bagi seorang muslim untuk belajar al-quran. Hal ini karena supaya kelak nanti banyak mendapatkan syafaat. Pantun di atas mengajak sesama muslim untuk tidak lupa belajar kaidah al-quran dengan sungguh-sungguh. Di bukit belakang ada telaga Telaga itu sudah cukup tua usianya Belajarlah mengaji supaya kelak masuk surga Jangan hanya mengejar dunia dan segala isinya Manusia jaman sekarang kebanyakan hanya mengejar kenikmatan duniawi. Padahal seseorang juga butuh bekal saat di akhirat nanti salah satunya dengan belajar mengaji. Pantun di atas bisa menjadi ajakan tidak langsung supaya umat muslim lebih giat mengaji. Bersama teman naik kuda pacuan Tapal kudanya ternyata berkarat Lekas pergi mengaji wahai kawan Agar tidak tersesat nanti di akhirat Anjuran untuk belajar mengaji pada pantun di atas adalah supaya seseorang tidak tersesat nanti saat di akhirat. Ayat-ayat al-quran menjadi pedoman dan penentu jalan terbaik supaya selamat menuju surga nanti di akhir jaman. Pantun Pendidikan Dengan Tema Merangkai Budi Pekerti Yang Luhur Manusia yang baik tentu memiliki budi pekerti luhur. Oleh karena itu penting bagi generasi muda untuk mulai memperoleh pendidikan budi pekerti luhur sejak dini. Supaya dapat menjadi manusia yang berhasil di masa depan. Berikut contoh pantun tentang pendidikan tema budi pekerti luhur Sore-sore naik mobil ferari Diiringi dengan lagu melodi Supaya punya harga diri Hendaklah selalu berakhlak serta berbudi Pantun di atas berisi tentang seruan bagi seseorang jika ingin dirinya punya hanya diri setidaknya melakukan suatu hal. Salah satunya adalah selalu beraklak baik dan mengamalkan budi pekerti luhur di kehidupan sehari-hari. Mencari kelelawar di dalam gua Saat pulang malah bertemu orang afrika Hormat dan sayangi kedua orang tua Jangan malah menjadi durhaka Selalu menghormati dan sayang pada kedua orang tua juga termasuk sikap berbudi pekerti yang luhur. Oleh karena itu sikap tersebut menjadi pendidikan utama yang harus ditanamkan pada generasi muda sejak kecil. Belanja ke pasar beli baju baru Pulang-pulang di rumah banyak tamu Selalu senantiasa hormati guru Supaya kelak mendapat keberkahan ilmu Jika ingin di masa depan memiliki banyak ilmu, tentu jangan lupakan jasa para guru. Karena mereka lah yang dengan sabar memberikan ilmunya setiap saat. Maka hormati guru juga termasuk sikap budi pekerti yang luhur. Ada artis tampan namanya afgan Kalau mencari artis lucu namanya basuki Sayang dan kasihilah semua teman Supaya kelak bisa dapat banyak rizki Berbudi pekerti yang luhur terbukti banyak membawa manfaat. Salah satunya dengan menyayangi semua teman. Dengan memiliki sikap ini ternyata bisa memperbanyak rezeki karena semakin banyak silahturrahmi yang terjalin. Bersama kawan bermain pasir Terlalu asik sampai masuk bibir Janganlah engkau menjadi manusia kikir Karena kikir akhirnya menumpulkan pikir Kikir atau pelit merupakan contoh sifat tercela. Bukan termasuk budi pekerti luhur yang harus diteladani. Maka sebaiknya jauhi sifat kikir karena bisa menimbulkan kesulitan berpikir. Pantun Pendidikan Tentang Nasihat Orang Tua Orang tua paling harus dihormati oleh anak-anaknya. Karena tanpa mereka seorang anak tidak akan menjadi apa-apa. Nasihat orang tua juga tidak boleh diabaikan. Berikut beberapa contoh pantun pendidikan yang berisi nasihat orang tua Gelas termasuk barang pecah belah Maka jika dipegang terasa keras Marilah semangat pergi ke sekolah Tuntut ilmu dengan rajin jangan malas Orang tua tidak jarang memberikan nasihat pada anaknya supaya selalu semangat pergi ke sekolah. Menuntut ilmu sangat penting, maka tidak boleh malas melakukannya. Pergi ke swalayan untuk belanja Di tengah jalan bertemu anak sma Kalau di sekolah jangan ribut saja Dengarkan nasihat guru dengan seksama Nasihat orang tua paling umum adalah selalu menyuruh anaknya memperhatikan guru di sekolah. Seperti pantun di atas yang menyuruh anaknya untuk tidak hanya ribut saja di kelas. Pohon pisang di halaman sudah berbuah Padahal minggu lalu baru diberi pestisida Periksa kembali pelajaran di rumah Acara bermain bisa ditunda Orang tua sering mengingatkan anaknya untuk selalu mengulang kembali pelajaran di sekolah saat tiba di rumah. Hal ini lebih baik dilakukan dari pada harus bermain-main yang tidak berguna. Pantun di atas bisa mengintepretasikan kondisi tersebut. Itu tadi beberapa inspirasi dari pantun pendidikan. Pantun pendidikan sendiri memang dibuat dengan tujuan untuk memotivasi para pelajar supaya lebih giat belajar. Menuntut ilmu sebaiknya diutamakan untuk masa depan yang cerah. Pantun pendidikan punya beberapa tema. Contoh setiap tema sudah dijabarkan pada penjelasan di atas. Semoga dapat membantu bagi yang bingung bagaimana membuat pantun yang berhubungan dengan pendidikan.

ContohPidato Bertema Budi Pekerti Terbaru. Contoh Teks Pidato - pengertian pidato adalah suatu kegiatan berbicara di depan khalayak ramai untuk menyampaikan pernyataan, gagasan, ide, petunjuk, atau nasehat, dengan susunan kata yang baik.Pendapat lain mengatakan pengertian pidato adalah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk
Pantun Budi Pekerti adalah pantun yang mengandung pesan dan ajakan untuk berbuat baik. Budi pekerti luhur sering juga disebut sebagai akhlak mulia. Yang merupakan ciri para penghuni surga. Tanpa budi pekerti, maka sepintar apapun seseorang, tidak ada gunanya. Karena yang dinilai di hadapan Allah bukan kepintarannya, melainkan amal baiknya. Berikut ini beberapa bait pantun tentang budi pekerti. Pahami isinya dan amalkan sebagai bekal kehidupan di dunia. 1. Jadilah Insan Yang Berbudi Di bawah ini adalah pantun ajakan dan nasehat agar manusia memiliki budi pekerti yang luhur. [1] Apa tanda batang ubi? Batang kecil tiada tangkainya. Apa tanda orang berbudi, Murah senyum suka menyapa. [2] Sungguh indah bunga melati, Tiada duri membuat perih. Orang berbudi baik hati, Ikhlas membantu tanpa pamrih. [3] Siapa suka bunga melati, Akan dapat harumnya. Siapa yang baik hati, Kan dicintai manusia. [4] Setelah senin pasti selasa, Anak burung turun ke rawa. Jika orang banyak jasa, Walau mati dikenang jua. [5] Air dingin dalam kendi, Siram dulu bunga melati. Jadilah insan yang berbudi, Banyak amalnya dan baik hati. [6] Burung merpati burung dara, Kandangnya selalu dijaga. Akhlak mulia merupakan cara, Agar mudah masuk ke surga. [7] Tua tua buah keladi, Sudah tua makin sakti. Jadilah anak yang berbudi, Kepada orang tua slalu berbakti. 2. Tentang Budi Pekerti Luhur Di bawah ini kumpulan pantun tentang budi pekerti luhur. Walaupun beberapa bait akan tetapi akan sangat bermakna. [8] Masak rendang beri santan, Masak koci dalam kukusan. Budi pekerti laksana intan, Sangat indah di mata insan. [9] Mentari panas waktu zuhur, Waktu panas banyak berkumur. Miliki budi pekerti luhur, Agar hidup semakin makmur. [10] Sawah luas tumbuh padi, Padi hampa dimakan hama. Orang mulia selalu berbudi, Berbuat baik pada sesama. [11] Baju batik merah warnanya, Tidur nyenyak lupa sgalanya. Sebaik-baik manusia, Orang yang banyak manfaatnya. [12] Tulis surat satu paragraf, Surat jatuh langsung terendam. Jadilah insan yang pemaaf, Jangan suka menyimpan dendam. 3. Pantun Budi Untuk Pendidikan Anak-Anak Budi pekerti yang luhur diajarkan kepada anak-anak semenjak kecil. Tanpa pendidikan maka anak-anak tidak akan memiliki adab, sopan santun, dan sebagainya. Pantun budi pekerti ini berfungsi sebagai pendidikan untuk anak-anak. [13] Langit senja warna merah, Duduk sedih si anak jawa. Jadi anak jangan pemarah, Kalau pemarah cepat tua. [14] Kalau haus ayo minum, Beli baju di butik. Jadilah anak yang murah senyum, Supaya wajah semakin cantik. [15] Untuk apa gendut perut, Kulit kasar seperti jeruk purut. Untuk apa berwajah cemberut, Kalau cemberut seperti curut. [16] Pagi-pagi makan dodol, Ada cabe dalam ulekan. Sudah besar masih ngompol, Malu dong sama teman. [17] Pohon besar sangat teduh, Lebat daunnya banyak tangkainya. Kalau berkawan jangan bergaduh, Banyaklah membantu sesama. 4. Pantun Nasehat Tentang Akhlak Budi pekerti disebut juga dengan akhlak. Oleh karena itu kami buatkan juga kumpulan pantun nasehat tentang akhlak. [18] Petani menanam padi, anak yatim diam di panti. Akhlak baik kan abadi, Jadi bekal di akhirat nanti. [19] Baju batik duduk di taman, sujud di masjid tambah iman. Orang baik banyak teman, Hidup bahagia hatinya nyaman. [20] .. .
TranslatePDF. KURIKULUM 2013 KOMPETENSI DASAR Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA) KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013 fKATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas selesainya penyusunan dokumen Kompetensi Dasar untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah sebagai salah satu perangkat kelengkapan Pernahkah kamu menonton acara lenong di televisi? Atau ketika salah seorang di acara televisi berinteraksi dengan penontonnya sambil berteriak “Oi penontoooon!” Biasanya, sapaan tersebut akan dilanjutkan kalimat-kalimat berima seperti misalnya, “Jalan-jalan ke rumah nenek. Pulangnya membeli semangka. Muka boleh keliatan jelek. Tapi hati siapa yang sangka?” Sehabis ngomong, para penonton bertepuk tangan riuh. Pantun adalah salah satu puisi lama yang tersusun dari empat baris, berisi sampiran dan isi, dan mempunyai rima a-b-a-b. Oke, oke, kita akan bahas satu per satu ya. Dari mulai apa itu sampiran dan isi, rima, dan bagaimana cara cepat membuat pantun dengan mudah. Supaya lebih mudah membahas pengertian pantun serta berbagai kata aneh seperti “Sampiran” dan lainnya itu, lebih baik kita langsung membedah salah satu pantun berikut ya Jalan-Jalan ke rumah nenek Pulangnya membeli semangka Muka boleh kelihatan jelek Tapi hati siapa yang sangka? Jika kita memecah pantun tersebut menjadi dua bagian, maka akan terlihat dua bagian yang berbeda. Bagian pertama akan seperti ini Jalan-jalan ke rumah nenek Pulangnya membeli semangka Setelah kita pecah, bagian pertama ini, kalau kita perhatikan, seperti tidak mempunyai makna apapun. Dua baris awal ini lah yang disebut “sampiran” dalam puisi. Tujuan dari sampiran adalah memancing pembaca atau pendengar mengetahui “makna sebenarnya” yang akan disampaikan pada dua kalimat selanjutnya. Sementara bagian kedua dari pantun tadi Muka boleh keliatan jelek Tapi hati siapa yang sangka? Kedua baris ini merupakan “isi” dalam pantun. Baris ini lah yang sebetulnya ingin disampaikan oleh sang pembuat pantun. Jadi, ketika pantun ini dibacakan, orang-orang akan menyadari “Oh, berarti hati seseorang lebih penting daripada fisiknya.” Bukannya “Oh, kalau dari rumah nenek kita akan beli semangka.” Baca juga Pengertian dan Ciri-Ciri Gurindam Hal lain yang penting dalam pembuatan pantun adalah bagian rima a-b-a-b. Kalau kamu perhatikan, dalam pantun “Siapa Sangka” tadi, rima akhir kalimatnya berupa “ek”, “ka”, “ek”, dan “ka”. Pengulangan ini disebut dengan a-b-a-b. Lain halnya kalau kamu membuat pantunnya menjadi; Jalan-jalan ke rumah nenek Pulangnya membeli cobek Muka boleh keliatan jelek Udah jelek, peliharannya bebek Rima yang ada di atas termasuk ke dalam a-a-a-a. Itu artinya, sesuai dengan ciri-ciri pantun yang ada, kalimat tersebut BUKAN tergolong ke dalam pantun. Selain tidak termasuk ke dalam jenis pantun, isinya ngeledekin orang dan tidak nyambung. Jahat! Bisa-bisa orang yang baca jadi sakit hati. Gimana, sudah mulai paham struktur dari pantun, kan? Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana cara membuat pantun dengan cepat dan mudah? Untuk bisa membuat pantun dengan kecepatan tinggi seperti artis lenong atau komedian di televisi, tentu hal yang perlu kamu pikirkan pertama kali adalah tema! Tentukan jenis pantun yang mau kamu buat. Kamu bisa saja membuat jenis pantun nasehat, pantun asmara, atau jenis pantun jenaka seperti pada contoh di atas. Setelahnya, buatlah isi dua kalimat akhir dari pantun kamu. Contohnya, kalau kamu ingin membuat pantun tentang “Larangan Membuang Sampah”, dua kalimat akhir isi dari pantun kamu bisa saja menjadi Siapakah ini yang buang sampah Apakah dia tidak memikrkan kotornya? Setelah mendapatkan dua baris ini, langkah selanjutnya adalah membuat sampiran pantunmu. Untuk membuat sampiran ini, kamu perlu memerhatikan rimanya terlebih dahulu. Carilah kata-kata yang berakhiran sama dengan “sampah” untuk kalimat pertama dan “kotornya” untuk kalimat kedua. Sehingga pantun kamu menjadi lengkap seperti ini Pohon mangga banyak getah Di bawahnya ada si nyonya Siapakah ini yang buang sampah Apakah dia tidak memikirkan kotornya? Kalau kita rangkum, urutan membuat pantun dengan cara cepat adalah seperti ini Nah, ternyata semudah itu ya cara membuat pantun dengan cepat dan mudah. Coba, sekarang share pantun buatanmu di kolom komentar ya! Kalau kamu ingin memelajari materi seperti ini dengan menonton video beranimasi, lengkap dengan infografis, langsung aja tonton di ruangbelajar! ReferensiKosasih, Engkos. 2014. Cerdas Berbahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas 11. Jakarta Erlangga Artikel diperbarui 2 Desember 2020 Pantunpendidikan tidak selalu bertema sekolah, pantun pendidikan bermakna belajar penuh kesungguhan agar hidup menjadi cerah dan lebih baik. pantun pendidikan brainly, pantun pendidikan budi pekerti, pantun pendidikan lucu. Materi Terbaru. Pidato Persuasif; 165.63.l53.200; Persamaan Kuadrat; Video Bokeh Museum Sexxxxyyyyy Bokeh 18++ Se Pantun budi adalah jenis pantun yang berisi tentang petunjuk, ajakan, larangan dan contoh perilaku-perilaku yang baik dan benar. Pantun budi akan banyak memberikan pengajaran tentang budi pekerti yang benar dan tidak menyimpang. Pesan-pesan yang disampaikan dalam pantun ini sangat berguna bagi kehidupan kita agar lebih baik. 1. Pantun Budi Pekerti 1 Hari petang sudah berkemas, Malam hitam bagaikan arang. Budi baik laksana emas, Selalu dicari semua orang. 2 Bunga mawar bunga berduri, Tangan baik tak kan mencuri. Sopan santun hiasan diri, Lebih cantik daripada putri. 3 Pergi ke masjid mendapat berkah, Bajing kecil makan kelapa. Kemana hendak kaki melangkah, Budi baik jangan dilupa. 4 Naik ke loteng pakai tangga, Naik haji pergi ke Mekah. Ucapan baik lebih berharga, Daripada setumpuk sedekah. 5 Duduk di taman berlama-lama, Taman indah banyak bunganya. Kasih sayang kepada sesama, Agar hati merasa bahagia. Kamu bisa juga membaca pantun lainnya. Seperti Pantun Nasehat Pantun Jenaka Pantun Kiasan 2. Pantun Budi Religi 6 Gelas cantik dari beling, Baju kotor jangan direndam. Orang baik berhati bening, Tiada pernah menyimpan dendam. 7 Parang panjang pisau belati, Kue bolu dalam loyang. Jika orang rendah hati, Semua orang akan sayang. 8 Getah nangka sangat lengket, Jatuh ke sana banyak lalat. Kaki yang kuat selalu berangkat, Sholat jamaah tiada telat. 9 Ada kipas di hari panas, Air segar obat dahaga. Sopan santun jangan dilepas, Itulah bekal menuju surga. 10 Wangi harum bunga melati, Dari jauh kota Medan. Simpan Quran di dalam hati, Hafalkan di lisan, amalkan di badan. Ada juga pantun lainnya 11 Bertanam cempedak di luar kota, Tumbuh rendang condong ke desa. Orang tidak memandang harta, Tapi memandang budi bahasa. Maknanya Walaupun kita banyak harta, orang lain tidak akan menghormati. Tetapi orang akan menghormati kita kalau kita mempunyai budi bahasa, yakni sopan santun. 12 Pasang kelambu tepi jendela, Supaya senang pintu dikunci. Biar beribu dara dan janda, Saya memilih yang baik budi. Maknanya Dalam memilih jodoh ataupun pasangan hidup, hal pertama yang jadi pertimbangan adalah akhlak mulianya. Yakni orang yang baik budinya. 13 Hujan turun di malam hari, pagi-pagi makan ketupat. Rupa cantik dapat dicari, Hati yang baik susah didapat. Maknanya Orang cantik itu banyak. Tetapi yang baik hati sedikit. 14 Lari ke hutan anak rusa, Rusa indah dari taman. Kalau lembut tutur bahasa, Banyak orang merasa nyaman. Maknanya Orang-orang yang sopan dan tutur katanya baik, akan membuat orang lain merasa nyaman di dekatnya. 15 Dari empat hingga lima, Hilang semua hingga punah. Budi baik dikenang lama, Walau jasad terkubur tanah. Maknanya Kebaikan seseorang akan selalu dikenang. Walaupun ia telah meninggal, kebaikannya akan selalu dikenang. 4. Pantun Menanam Budi 16 Biarlah biar kutanam ubi, Tanam pula bunga melati. Biarlah biar kutanam budi, Budi baik dibawa mati. 17 Ahmad bermain di jerami, Tersandung batu luka di tumit. Sayangi yang ada di muka Bumi, Niscaya disayang oleh yang di langit. 18 Jika ikan banyak berduri, Hati-hati memakannya. Jika engkau banyak memberi, Allah kan balas berlipat ganda. 19 Kotak Solo kota batik, Ladang luas tumbuh gandum. Kepada orang yang baik, Hati ini selalu terkagum. 20 Matahari sudah terbenam, Tanda hati sudah malam. ................................ ........................................... 5. Pantun Budi Biarlah Orang Bertanam Buluh 21 Biarlah orang bertanam buluh mari kita bertanam padi biarlah orang bertanam musuh mari kita menanam budi Apa maknanya? Liat di makna pantun biarlah orang bertanam buluh. 22 Siapa yang memancing ikan, Jangan lupa makan ketan. Siapa yang menanam kebaikan, Kan dibalas dengan kebaikan. 23 Air putih dalam tangki, Buah matang cobalah petik. Jika yang lain iri dengki, Balaslah dengan doa baik. 24 Mari main layang-layang, Jangan sampai jatuh keempang. Siapa punya hati penyayang, hidupnya tentu merasa lapang. 25 Burung pipit terbang tinggi, hinggap lama di puncak bukit. ............................... .................................. Nah, itu beberapa contoh pantun budi. Kamu bisa cari pantun lainnya di sini. 5/34/99. Pantununtuk Sahabat Sejati. Tapi ternyata batunya masuk ke saku. Yaitu kaulah sahabat sejatiku. Bungkusnya daun jati. Kau memang sahabat sejati. Aku khawatir nanti kesambet setan. Tetapi lebih indah persahabatan. Tapi siapa ya yang mampu menggolkannya. Karena persahabatan tak ternilai harganya. Article Pantun Budi Pekerti Pengertian Pantun Budi Pekerti Pantun Budi Pekerti adalah kumpulan pantun-pantun yang berisi pesan-pesan bijak tentang etika dan moral. Pantun ini biasanya digunakan untuk mengajarkan nilai-nilai positif kepada anak-anak, remaja, maupun dewasa. Pantun Budi Pekerti sering kali dikenal sebagai pantun bijak, pantun moral, atau pantun nasihat. Asal Usul Pantun Budi Pekerti Pantun Budi Pekerti berasal dari budaya Melayu yang sudah berumur ratusan tahun. Pantun ini digunakan sebagai media untuk mengajarkan nilai-nilai etika dan moral kepada masyarakat. Selain itu, pantun ini juga sering digunakan sebagai sarana hiburan dalam acara-acara adat atau upacara. Tujuan Pantun Budi Pekerti Tujuan utama dari Pantun Budi Pekerti adalah untuk mengajarkan nilai-nilai etika dan moral kepada masyarakat, terutama kepada generasi muda. Dalam pantun ini terdapat pesan-pesan positif yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup seseorang, seperti menghargai orang lain, menjaga sopan santun, dan berbuat baik kepada sesama. Contoh Pantun Budi Pekerti Pantun Budi Pekerti tentang Menghargai Orang Lain Budi pekerti janganlah lupa Menjaga sopan santun dalam tutur kata Saling menghormati, saling menghargai Dengan demikian hidup jadi lebih mulia Pantun Budi Pekerti tentang Menjaga Kebersihan Bersihkanlah tempat tinggalmu Supaya terhindar dari penyakit berbahaya Dengan kebersihan yang terjaga Hidupmu akan jadi lebih sehat dan bahagia Pantun Budi Pekerti tentang Berbuat Baik Berbuat baiklah kepada sesama Tanpa mengharap balasan apapun juga Dengan berbuat baik, hati jadi tentram Dan hidupmu pun jadi penuh berkah Cara Mengajarkan Pantun Budi Pekerti Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengajarkan Pantun Budi Pekerti kepada anak-anak, remaja, maupun dewasa, antara lain Memperkenalkan Pantun Budi Pekerti secara langsung melalui buku atau media lainnya. Menggunakan pantun dalam kegiatan sehari-hari seperti saat makan, mandi, atau bermain. Menggunakan pantun dalam kegiatan kelas atau kelompok. Menggunakan pantun dalam acara-acara adat atau upacara. Kelebihan Mengajarkan Pantun Budi Pekerti Mengajarkan Pantun Budi Pekerti memiliki beberapa kelebihan, antara lain Mengajarkan nilai-nilai positif dan meningkatkan kualitas hidup seseorang. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya etika dan moral dalam kehidupan sehari-hari. Memperkenalkan budaya dan tradisi Melayu kepada generasi muda. Ulasan Pantun Budi Pekerti adalah salah satu warisan budaya Melayu yang sangat berharga. Melalui pantun ini, kita dapat mengajarkan nilai-nilai etika dan moral kepada generasi muda. Pantun Budi Pekerti juga dapat menjadi sarana hiburan dan pendidikan yang menyenangkan. Oleh karena itu, mari kita lestarikan dan ajarkan Pantun Budi Pekerti kepada anak-anak kita. Tips Untuk membuat Pantun Budi Pekerti, ada beberapa tips yang dapat diikuti, antara lain Pilihlah kata-kata yang bijak dan memiliki makna yang dalam. Gunakanlah kata-kata yang mudah dipahami dan mengena di hati. Jangan lupa untuk menambahkan unsur humor agar pantun terasa lebih hidup dan menyenangkan. Inilah Keindahan Pantun Budi Pekerti Keindahan Pantun Budi Pekerti terletak pada pesan-pesan positif yang terkandung di dalamnya. Pantun ini mampu mengajarkan nilai-nilai etika dan moral dengan cara yang menyenangkan dan mengena di hati. Selain itu, Pantun Budi Pekerti juga memiliki irama dan rima yang indah, sehingga pantun ini dapat dijadikan sebagai karya seni sastra yang memukau. Pantun Budi Pekerti Viral Pantun Budi Pekerti dapat menjadi viral melalui media sosial atau platform digital lainnya. Dengan mengemas pantun dalam bentuk yang menarik dan kreatif, pantun ini dapat menyebar dengan cepat dan luas. Hal ini dapat menjadi sarana promosi bagi budaya Melayu dan nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya. Berikutdata lengkap tentang contoh geguritan bahasa jawa bertema budi pekerti. Bangsa kang makmur lan sejahtera. Ojo dipikir kuwi jenenge panganan Berikut ini adalah beberapa geguritan yang memiliki tema budi pekerti, antara lain : Bangsa kang apik ing budi lan tutur. Tema budi pekerti jawa, contoh geguritan dengan tema budin, contoh . AdaHobi, Pantun Pendidikan – Ada berbagai cara untuk menyampaikan suatu nilai kebaikan kepada orang lain. Jika kamu adalah seorang guru, tentu menyampaikan pelajaran bisa melewati banyak metode pengajaran. Salah satunya yakni dengan menggunakan pantun pendidikan. Pantun sebagai salah satu budaya khas Indonesia sangat perlu dilestarikan dengan cara digunakan selalu di berbagai keperluan. Pantun pendidikan bisa kita selipkan saat proses belajar-mengajar di kelas oleh guru. Bisa diselipkan di tengah-tengah acara formal dan non-formal, sebagai pencair suasana. 1. Pantun Pendidikan Anak Sekolah SD, SMP, SMA Di bawah ini pantun pendidikan yang ditujukan untuk anak sekolah. Pantun sederhana yang mudah dimengerti maknanya oleh mereka. Untuk tingkat sekolah dasar, contoh pantun bertema pendidikan sangat cocok dibawakan saat pelajaran sebab membawa kesan santai. Penggunaan pantun untuk anak SD sangat perlu untuk tiap mata pelajaran, tak hanya khusus untuk Bahasa Indonesia saja. Akan tetapi, ada baiknya agar setiap guru mata pelajaran juga bisa membuat pantun sederhana. Untuk anak SMP dan SMA, mereka bisa diajak untuk merangkum sebuah inti pelajaran dengan membuat pantun sederhana sebagai pengingat. Burung gagak di dalam sangkar Terbang di dalam hinggap di tangkai Saat sekolah jangan bertengkar Jika bertengkar nanti tak pandai Air tercucur ke daun talas Turun ke tempat licin yang landai Jangan jadi murid yang malas Jadilah murid cerdas dan pandai Di dalam taksi duduk berjajar Duduk di atas bangku yang lebar Sekolahku tempat belajar Guruku baik selalu sabar Mati listrik mati lampu Minum air memakai kendi Mencontek itu tanda tak mampu Tak percaya pada kekuatan sendiri Tak boleh kita saling curiga Kelak jadi orang jahat diri Sudah ku tahu rumus luas segitiga Itu pasti setengah alas dikali tinggi Tak hanya untuk pelajaran berbahasa, pantun pendidikan bisa dijadikan sebagai metode pengajaran agama. Guru bisa memberikan pantun pendidikan agama sederhana setiap memasuki kelas, untuk mengawali kegiatan belajar mengajar. Pun bisa juga pantun dberikan sebagai rangkuman setelah proses belajar selesai. Selain dalam ruang kelas, pantun agama juga menjadi metode menasehati secara halus. Misal, untuk menasehati agar rajin beribadah. Tentu tak selalu kita memberikan ceramah panjang berdalil. Bangunlah rumah memakai bata Bata disimpan menjadi dua Tabahkan hati meraih cita Kepada Tuhan kita berdoa Tiada letih tiada lelah Tiada lubang tiada celah Pagi hari kita ke sekolah Sore hari kita ke madrasah Angka satu setelahnya dua Jangan lari jangan terkejut Amalkan ibadah hinggalah tua Rajin mengaji rajin tahajud Perut lapar memakan mi Mi direbus minum airnya Ingatlah selalu hadis ini Salat itu tiang agama 3. Pantun Pendidikan untuk Guru Nasehat untuk selalu menghormati guru, bisa kita elaborasi ke dalam sebuah pantun. Kesederhaan dalam pantun yang terdiri 4 baris, mungkin tak cukup mewakili jasa-jasa mereka. Akan tetapi, hikmah dan makna yang terkandung dalam pantun itu sendiri suatu waktu akan membekas dalam ingat pendengarnya. Bawa senapan untuk berburu Tembak sembarang terjatuh bulu Bapak guru dan ibu guru Terima kasih atas semua ilmu Burung kolibri si burung angsa Gagah berjalan di samping sepeda Guru berjasa mendidik bangsa Hormati taati muliakan dirinya Australia hewannya kangguru Makan daun bersama kedelai Sungguh mulia jasamu guru Mendidik kami menjadi pandai Embun terjatuh dari daun talas Gugur tercucur ke tanah liat Jasa guru sungguh tiada terbalas Mengajar ilmu berkah bermanfaat 4. Pantun Pendidikan Berbalas Pantun berbalas dengan tema pendidikan bisa dijadikan untuk memberikan sebagai ice-breaking di berbagai perhelatan. Sebab, pantun ini membawakan kesan hangat antar pemantun dan pendengar. Si pemantun bisa jadi terdiri dari banyak orang yang saling balas-membalas pantun masing-masing. Pembacaan pantun seperti ini masih sering dilakukan pada saat acara pernikahan di adat daerah tertentu, misalnya di budaya orang Betawi dengan adatnya palang pintu saat acara pernikahan. Akan lebih baik jika budaya berbalas pantun ini dilestarikan, agar kehangatan yang timbul darinya menjadi ciri khas dari budaya Nusantara. Ada sang kancil bertemu buaya Buaya tertipu sebab tak pintar Tolonglah sampaikan kepada dinda Apa alasan mesti belajar Tertipu buaya sebab tak pintar Bisanya makan dan jadi malas Mestilah dinda selalu belajar Agar menjadi insan yang cerdas Berikut contoh pantun berbalas ala palang pintu di adat Betawi Eh… Bang, rumah gedongan rumah belande pagarnya kawat tiangnya besi, gue kaga mao tau nih rombongan datengnye dari mane mau kemane, tapi lewat nih kampung kudu permisi. makan sekuteng di Pasar Jum,at mampir dulu di Kramat Jati, aye dateng ama rombongan dengan segala hormat, mohon diterime dengan senang hati. eh…Bang, kalo makan buah kenari jangan ditelen biji-bijinye. kalo lu udeh niat dateng kemari. gue pengen tahu ape hajatnye?… sumber 5. Pantun Pendidikan Nasehat Budi Pekerti Sama halnya dengan pantun yang lain, pantun pendidikan mestinya berisi pengajaran tentang budi pekerti. Kita bisa saja berbuat kesalahan yang tak kita sadari karena tidak paham mana yang benar dan mana yang salah. Nilai-nilai tentang kebenaran dan kebaikan perlu dikenalkan sejak dini dengan berbagai cara. Salah satunya dengan pantun pendidikan bertema budi pekerti. Benua Afrika terlihat Kenya Pergi ke Ciprus membeli angsa Murid cerdas banyak ilmunya Jadilah penerus nusa bangsa Naik haji pergi ke Mekkah Perlu sebentar pulang pergi Tahukah kamu pepatah berkah Banyak ilmu banyak rezeki Gunting rambut gunting kuku Potong pelan di atas papan Rajin-rajinlah membaca buku Buat bekal di masa depan Dapat rezeki telinga berdengung Ikat tali saat berburu Jika suatu ketika kamu bingung Mesti rajin bertanya kepada guru Buat kue tepung diayak Adon sebentar sampai kental Guru banyak ilmu banyak Jangan lupa lalu beramal Aku kalian dan juga kamu Berteman kita bagai kepompong Tak bermanfaat nanti banyak ilmumu Jika merasa besar lagilah sombong 6. Pantun Pendidikan Sepanjang Hayat Nasehat ini dirasa sangat memiliki makna yang dalam. Kita tahu bahwa hidup hanya sebentar, maka melakukan hal yang baik dan benar sepanjang hayat adalah keniscayaan. Ada hal baik dan benar yang tak pernah lekang oleh waktu dan tak hilang oleh kemajuan zaman. Oleh karenanya, ketahuilah hal tersebut agar hidup kita berharga. Laut asin berair biru Bertemu teman lalu bersua Insan yang baik hormati guru Tiada lupa berbakti pada orang tua Rumah indah jendela berkaca Taman cantik penuhlah bunga Ayolah rajin kita membaca Sebab buku jendela dunia Ada kodok disamping katak Mata bercelak bersilat lidah Percuma saja ilmumu banyak Jika akhlak kamu tidak indah 7. Pantun Pendidikan Lucu Jenaka Tak perlu terlalu serius menghadapi kehidupan. Ada saatnya kita menginjak gas, ada waktunya kita menginjak rem, dan ada kalanya kita bersantai dan keluar dari dalam mobil. Menikmati dunia di luar mobil tentu lebih indah daripada ruangan sempit di dalamnya. Bergurau dengan melantunkan dua tiga pantun jenaka bersama teman mengapa tak dicoba? Buah ketapi bijinya belah Sangatlah manis saat dirasa Si Komo malu pulang sekolah Sebab ia ngompol di celana Semut hitam berjalan mundur Habis maju lah terus muter Eh itu kenapa si Udin tidur Udah ngorok eh juga ngiler Baca juga 70+ Contoh Pantun Berbalas Nasehat, Jenaka & Persahabatan 8. Pantun Pendidikan Karakter Remaja Darah muda darahnya para remaja~ Pemuda adalah tonggak sejarah bangsa. Kemajuan peradaban dan kebudayaan suatu bangsa ditopang oleh anak-anak muda. Anak muda mestilah memiliki karakter kuat agar mampu menjadikan bangsanya terhormat. Pantun bertema pendidikan karakter remaja berikut bisa dijadikan contoh untuk kegiatan seperti sumpah pemuda. Batu bara batu cadas Batu giok mahal harganya Sejak remaja belajar cerdas Saat dewasa hidup bahagia Pohon randu tinggi dahannya Di pucuk cemara burung menanti Para remaja semangat membara Rajin belajar sukses menanti Ayam turki ayam kalkun Pergi ke pasar beli belati Waktu muda belajar tekun Tua menjelang tenteram hati Motor canggih sulit dikejar Pasang kaos baju berkerah Jangan pernah bosan belajar Supaya masa depan indah cerah 9. Pantun Pendidikan Moral Melayu Budaya Melayu sangat erat dengan budaya pantun. Keramahan dan kehangatan khas orang Melayu bisa didapatkan dari kesukaan mereka melantukan sajak-sajak pantun. Pantun Melayu berikut mengajarkan moral kebaikan bagi para pendengarnya. Ciri khas bahasa pantunnya memang sangat elok saat dibacakan. Lalu tersangkut di atas pokok Pokok rendang daun menari Jangan tunggu badan bongkok Masa muda ilmu dicari Bertelur sebiji di dahan mati Ditiup angin jatuh ke bumi Bila dah tua menyesal nanti Tolong fikir sila renungi. Angin teluk menyisir pantai Hanyut rumpai di bawah titi Biarlah buruk kain dipakai Asal pandai mengambil hati 10. Pantun Pendidikan Bersajak ab-ab dan aa-bb Berikut beberapa pantun sederhana dengan sajak ab-ab dan aa-bb. Pantun bersajak ab-ab biasanya umum dilantunkan dibandingkan yang bersajak aa-bb. Pecel enak dicampur seblak Ikan pedang bersaos tomat Jadilah murid baik berakhlak Kepada guru selalu hormat Pergi ke hutan mencari jamur Ikan kerapu panjang sedepa Apalah resep hidup damai makmur Mulut janganlah suka mencela Berburu rusa di padang rumput Meniup sumpit haruslah lembut Guru mestilah selalu dihormat Sebab ia wasilah ilmumu bermanfaat 11. Pantun Pendidikan Tanya Jawab Jika sebelumnya ada pantun berbalas, maka berikut ada pantun tanya jawab pertanyaan. Pantun ini berisi beberapa pantun, yang pertama berisi pertanyaan dan kemudian dibalas dengan pantun jawaban. Jika jawaban didapat, maka kemudian bisa dibacakan pantun pertanyaan lainnya hingga selesai. Penggunaan pantun tanya jawab berbalas ini tentu sangat efektif jika dijadikan sebagai permainan di akhir pengajaran atau acara. Tanya Baju kaos kemeja berkerah Pergi ke taman membawa motor Jika pandai dalam sejarah Sebutkan siapa bapak proklamator? Jawab Pohon mangga berbuah lebat Buahnya jatuh di bawah tangga Mereka ini dua orang proklamator hebat Beliau Bung Karno dan Bung Hatta Tanya Burung gagak burung perkutut Sapalah orang kalau dikenal Mestilah tahu perkara berikut Sebutkan satu semboyan pendidikan nasional Jawab Makan bakso daging tulang iga Minum air kolak bercampur susu Semboyan pendidikan nasional itu ada tiga Tut Wuri Handayani itu yang bungsu 12. Pantun Pendidikan Teka-Teki Pendek Sama halnya dengan pantun tanya jawab pertanyaan, pantun teka-teki juga berisi sebuah pertanyaan kepada si pendengar. Akan tetapi, yang namanya teka-teki umumnya berisi pertanyaan yang unik. Teka-teki bukan mempertanyakan hal yang umum saja, akan tetapi diberi sedikit bumbu “misteri”. Tanya Kembang wangi kembang kemenyan Gosok ke badan gosok ke gigi Jawab aku punya pertanyaan Hewan apa tanduk di kaki? Jawab Pergi wisata turun ke jalan Santai duduk di atas taman Sungguh mudah ini pertanyaan Jawabannya pasti si ayam jantan Tanya Zaman sekarang zamannya kini Mesti berjilbab mesti bertudung Cobalah tebak teka-teki ini Hewan apa bertanduk di hidung? Jawab Sepatu bagus berbahan kulit Disamak sebentar dengan kapak Adakah tebakan yang lebih sulit Jawabannya mudah pastilah badak Itulah beberapa contoh pantun pendidikan yang dapat dijadikan referensi. Ada baiknya kita juga mengenal tentang jenis-jenis pantun yang lain atau bahkan mengenal lebih jauh tentang puisi. Bagi kamu yang sering jadi pembaca acara, mungkin bisa tertarik membaca artikel tentang pantun penutup acara agar semakin percaya diri di tiap membawakan kegiatan. qxrq78m.
  • pd0qkcm5uf.pages.dev/157
  • pd0qkcm5uf.pages.dev/437
  • pd0qkcm5uf.pages.dev/511
  • pd0qkcm5uf.pages.dev/196
  • pd0qkcm5uf.pages.dev/543
  • pd0qkcm5uf.pages.dev/326
  • pd0qkcm5uf.pages.dev/220
  • pd0qkcm5uf.pages.dev/224
  • buatlah pantun bertema budi pekerti